Perintah Israel untuk Tinggalkan Gaza Utara Mirip Nakba yang Jadi Awal Malapetaka bagi Palestina

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA – Israel memberikan ultimatum bagi warga Gaza Utara untuk segera berpindah ke Gaza Selatan dalam waktu 1×24 jam, Jumat (13/10/2023).

Hal itu dilakukan, karena Israel berencana akan meratakan Gaza Utara yang diklaim sudah dikuasai oleh Hamas.

Setidaknya ada 1,1 juta warga Gaza Utara yang harus pindah ke Gaza Selatan.

Seruan pengungsian besar-besaran untuk warga Gaza Utara ke Gaza Selatan disebut mirip dengan peristiwa Nakba.

Direktur Israel dan Palestina di Human Rights Watch Omar Shakir khawatir bahwa seruan tersebut bagian dari pengusiran yang sama seperti peristiwa Nakba sebelum negara Israel terbentuk.

Lalu apakah Nakba?

Nakba dikenal sebagai Malapetaka Palestina.

Baca juga: Israel Ultimatum Kosongkan Gaza Utara, Ini Sejarah Nakba yang Jadi Awal Malapetaka Palestina

Dalam peristiwa Nakba yang terjadi pada tahun 1948 menjadi awal penghancuran masyarakat dan tanah air Palestina.

Di tahun itu terjadi pemindahan permanen sebagian besar orang Arab Palestina sebelum akhirnya wilayah Palestina saat ini berubah menjadi negara Israel.

Diperkirakan bahwa sekitar 700.000 orang melarikan diri atau dipaksa meninggalkan rumah mereka yang kemudian kini menjadi negara Israel.

Istilah Hari Nakba diciptakan pada tahun 1998 oleh pemimpin Palestina saat itu Yasser Arafat.

Dia menetapkan tanggal 15 Mei sebagai hari resmi untuk peringatan hilangnya tanah air Palestina.

Baca juga: Hamas Gelar Latihan Serius Sebelum Berhasil Bobol Tembok Israel

Selama perang, lebih dari 400 desa Arab dihancurkan.

Sementara pelanggaran hak asasi manusia dilakukan, pembantaian Deir Yassin (sebuah desa di jalan antara Tel Aviv dan Yerusalem) secara khusus terukir dalam ingatan warga Palestina hingga hari ini.



Quoted From Many Source

Baca Juga  Proses Reimbursement yang Mudah Berpengaruh pada Kepuasan Karyawan Terhadap Perusahaan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *